sesuatu yang sangat berarti
selama mentari masih bersinar
aku hanya inginkan dirimu
yang terus bersinar dalam hatiku
dan takkan pernah padam
selama nafas ini masih berhembus
dan udara masih kuhirup
selama itulah akan kupertahankan engkau
dan takkan kulepas hingga helaian nafasku terhenti
selama mataku terbuka
selama hati masih berbicara
selama cinta masih dianugerahkan tuhan
takkan pernah kuberpaling darimu
untuk sesuatu yang sangat berarti
yakni cinta yang datang dari hati nurani
takkan pernah hal ini akan pupus
karena hatiku adalah pilihanku
engkau bukanlah yang terbaik bagiku
tapi kau sangat berarti untuk ku
engkau bukan wanita tercantik
tapi kau yang akan tetap tinggal dan hidup dalam hatiku
engkau bukan yang terindah
tapi kaulah anugerah terbesar dalam hidupku
engkau bukan yang pertama
tapi kaulah yang terakhir untuk ku
just for u my love
m@€t1n$
greatest of road
sempurna itu lah yang mungkin akan kita ucapkan ketika kita telah melewati berapa jarak dan berapa kali perjalanan.
indahnya alam dan semua yang kita lihat akan menghasilkan sebuah rasa syukur yang akan hadir dalam diri kita.
nasib baik, sial, apes, sedih, dan semuanya itu sebenarnya adalah pilihan hidup kita sendiri. jadi jangan menyarah dan jangan pernah menyesal untuk hidup. dan pandai pandailah untuk menghasilkan yang terbaik dala, hidup kita.
Renungan
tidak ada jalan yang tdk berliku Itu sudah fitroh setiap perjalanan untuk menjadi yang terbaik Allooh tdk melihat hasil Tapi Allooh melihat proses tiada suatu proses yang tak berarti Karena dr proses itu ada perubahan yakinlah semua itu bukan rintangan yang berat Rintangan yg berat adl justru diri kita sendiri ——————————————————————— semangat itu terkadang datang terkadang berlalu seperti Lalunya angin tapi kalo kita mo mencerna angin itu emang tak dpt diraba Tapi nikmat tuk dirasakan ——————————————————————— ternyata Allooh menyuruh kita untuk belajar dari hal2 yg tidak kita sukai benar dibalik semua itu tersimpan mutiara yg tak kita ketahui sebelumnya jadi jgn benci dulu seblm mencoba ———————————————————————
AKU
Saat langit kulihat runtuh di depanku
mengoyak setiap sendi-sendi
menggerogoti setiap pembuluh nadiku
aku kembali terhenyak
mengupas kembali kilas balik masa laluku
menyelusuri setiap celah dunia
aku lelah
aku ingin pulang
II
kembali aku
kurasakan dalam setiap desah nafas
dalam setiap langkahku
menghempas seluruh angan-anganku
angin malam yang semilir berhembus
kulihat kembali rumah itu
perlahan namun pasti
desah bumi yang kian mendayu
titik titik itu menetes
membasahi bumiku
disinilah tempatku berpijak
disanalah jiwaku berontak
maafkan aku
aku tak bisa
seperti yang kau mau
maafkan aku
aku masih seperti yang dulu
diam terarak menyelusuri tiao lorong
di sudut desaku aku terpaku
maafkanlah aku
aku tak bisa seperti yang kau mau
maafkanlah aku
karena ku masih berharap
III
kembali aku terombang ambing
mengapung di atas air
melayang di atas udara
dimanakah kakiku melangkah
pada siapa ku harus berkata
kudekap kembali bayang bayang itu
lirih kudengar menyelusup di setiap helai nafasku
cinta tak boleh di tangisi
jauh dekat bukan ukuran
cinta harus diperjuangkan
walau beribu aral dan rintangan
cintaku hanyalah diam
bayung lencir 23 mei 2006
Ikhlas Bab Dua
IKHLAS bag-2 27/01/2006 K.H. Abdullah Gymnastiar Su`udzon atau berburuk sangka dapat membuat hati kita menjadi busuk karena apapun yang kita sangka akan mempengaruhi cara kita berfikir, cara kita bersikap dan cara kita mengambil keputusan. Berbahagialah bagi orang-orang yang bisa berkhusnudzon atau berbaik sangka. Hikam:"Hai orang-orang yang beriman jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa. Dan janganlah kamu mencari kesalahan-kesalahan orang lain. Sukakah salah seorang diantara mu memakan daging saudaranya yang sudah menjadi bangkai, maka tentulah kamu merasa jijik. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah maha menerima taubat lagi maha penyayang." (QS. Al-Hudzurot: 12) "Aku ini bagaimana prasangka hambaku kalau ia berprasangka baik maka ia akan mendapat kebaikan, bila ia berprasangka buruk maka keburukan akan menimpanya." Buruk sangka atau su`udzon dapat merusak hati kita, merusak kebahagiaan kita, merusak akhlak kita, juga merusak apa yang dijanjikan Allah kepada kita. Orang yang gemar berburuk sangka adalah sedusta-dustanya perkataan, dalam berbaik sangka atau husnudzon bukannya membenarkan kesalahan tapi minimal kita jadi tenang, kalau hati sudah tenang, pikiran jernih keputusan bisa kita ambil dengan sikap yang tepat. Tetapi husnudzon itu hanya kepada orang yang beriman karena jika husnudzon tidak menggunakan ilmu maka akan mendatangkan masalah buat kita. Wanita dilarang oleh Allah sembarang menerima tamu laki-laki, karena itu akan membuat tidak aman dan akan mendatangkan fitnah bagi wanita tersebut. Oleh karena itu menerima tamu di depan rumah bagi wanita bukannya menghina tamu tapi demi keamanan dan menghindarkan fitnah dari orang lain. Jika kita berburuk sangka kepada orang dan orangnya sudah meninggal, maka yang kita lakukan adalah bertaubat dan minta ampun kepada Allah serta mendo`akan orang tersebut. Mudah-mudahan kita bisa memiliki hati yang jernih dan akan mengakibatkan sikap kita pun menjadi jernih. Bundel by UGLY